Thursday, August 25, 2011

monolog 13

25 ramadhan. 13 tahun berlalu. Rindu yang masih 1.

Abah pergi tatkala itu dan membawa separuh nafasku. Hanya beberapa detik sebelum berbuka, saat terakhir ku tatap wajahmu. Hanya aku, dirimu dan Tuhan yang tahu apa ada di dadaku tatkala ku sempurnakan baringanmu di lahadmu. Hanya Tuhan yang tahu..

Ketika kulepaskan jasadmu dalam pandangan tegap mataku (sedang kalbuku longlai merintih pemergianmu), kuratah seluruh inci tubuhmu dalam kafan putih itu. Bukanlah sahaja kerana kubimbang tidak akan menemuimu lagi sehingga ke akhir dunia, tetapi bimbangku juga kerana takut aku gagal menyempurna setinggi penghormatan terakhir kepadamu.

Tatkala kuheret kaki keluar dari kotak pembaringanmu, sunyiku tanpamu bermula. Tiada lagi nyaring batukmu mengisi malam malamku..Tiada lagi gegar dehemmu mengisi ruang tamuku..Tiada lagi gema suaramu di cuping telingaku..

Tatkala kututup ruang itu dengan papan kayu, sembilu rinduku bermula. Tiada lagi senyumanmu di hadapan mataku, tiada lagi matamu di hadapan wajahku, tiada lagi wajahmu menerjah hari hari kehidupanku..

Saat itu baru kutahu bahawa segala yang menjengkelkan dalam pandanganku sebelum sebelum itu yakni dari teguranmu sampai ke diammu, nilainya lebih bermakna dari dunia dan segala isinya..

Saat itu baru kutahu, apa itu rindu..pada susukmu, pada bayangmu dan pada kedut tanganmu yang gagal kukucup kini setiap pagi aidilfitri..

Aku masih rindu padamu...aku masih rindu padamu Abahku...


kamal fnd hashim

10 comments:

abdooss said...

Alfatihah untuk semua yg sudah pergi...

Maizura said...

al-fatihah....dah lama en kamal x update blog yer...


Maizura Md Ismail

cambesje said...

semoga arwah ditempat di kalangan org yg soleh, lecturer

soffian said...

moga Allah mcucuri rahmat ke atas rohnya. Amin...

CheNal said...

setiap yg hidup pasti akan mati . . saat kita akan menyusul jua . . .alfatihah. 2 yrs ago teserempak dgn bro di kubur ujung pasir. . . adakah itu pusara ayahnda. . . ?

kamal fnd hashim said...

Pusara Nenek, Abang dan kakak saya..

Azreena said...

sebak.

Diyana said...

sebak baca entry ini..
ayah diyana meninggal 25 syawal tahun lalu.

al-fatihah untuk ayahanda

Unknown said...

Assalam, tq sebab dpt berkongsi kerinduan yg sama....
Fendi...
Ayah.....

IBU SUNARTI DI KALIMANTAN said...

Ass...saya tidak menyanka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan ini semua berkat bantuan MBAH RAWA GUMPALA,saya yang dulunya bukan siapa-siapa bahkan saya juga selalu dihina orang dan alhamdulillah kini sekaran saya sudah punya segalanya,itu semua atas bantuan beliau.Saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan nomor dan dana ghaibnya,alhamdulillah kini saya sudah bisa membuka usaha kembali yang dulunya pakum karna masalah faktor ekonomi dan kini kami sekeluarga sudah sangat serba berkecukupan dan tidak pernah lagi hutang sana sini,,bagi anda yang punya masalah keuangan jangan sungkan-sungkan untuk menhubungi MBAH RAWA GUMPALA karna insya allah beliau akan membantu semua masalah anda dan baru kali ini juga saya mendaptkan para normal yang sangat hebat dan benar-benar terbukti nyata,ini bukan hanya sekedar cerita tapi inilah kisah nyata yang benar-benar nyata dari saya




(((( BUKA BLO DANA GHAIB DAN NOMOR GHAIB MBAH RAWA GUMPALA ))))







Ass...saya tidak menyanka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan ini semua berkat bantuan MBAH RAWA GUMPALA,saya yang dulunya bukan siapa-siapa bahkan saya juga selalu dihina orang dan alhamdulillah kini sekaran saya sudah punya segalanya,itu semua atas bantuan beliau.Saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan nomor dan dana ghaibnya,alhamdulillah kini saya sudah bisa membuka usaha kembali yang dulunya pakum karna masalah faktor ekonomi dan kini kami sekeluarga sudah sangat serba berkecukupan dan tidak pernah lagi hutang sana sini,,bagi anda yang punya masalah keuangan jangan sungkan-sungkan untuk menhubungi MBAH RAWA GUMPALA karna insya allah beliau akan membantu semua masalah anda dan baru kali ini juga saya mendaptkan para normal yang sangat hebat dan benar-benar terbukti nyata,ini bukan hanya sekedar cerita tapi inilah kisah nyata yang benar-benar nyata dari saya.

i feel your pain

i feel your pain
audrey & nurul hanis